Lambang/Badge Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sulawesi Tenggara merupakan lambang organisasi Gerakan Pramuka Sulawesi Tenggara yang bersifat tetap.

Lambang/Badge ini ditetapkan dan dipergunakan sejak tanggal 21 Desember 1998, yang penetapannya melalui Surat Keputusan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sulawesi Tenggara Nomor: 28 Tahun 1998, Tentang Penyempurnaan Badge/Lambang Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sulawesi Tenggara, yang saat itu Ketua Kwartir Daerah Sulawesi Tenggara dijabat oleh Kakak H. Sail La Anda.

Bentuk dan Ukuran

Tinggi: 6,5 cm
Lebar: 5 cm

Isi Lambang

  1. Perisai
  2. Bintang
  3. Padi
  4. Kapas
  5. Kepala Anoa
  6. Tali yang disimpul
  7. Tunas Kelapa
  8. Tulisan Sulawesi Tenggara
  9. Tulisan XX

Pengertian Lambang

  1. Perisai berbentuk segi lima adalah alat untuk mempertahankan diri yang juga melambangkan sila-sila pada pancasila
  2. Bintang adalah menggambarkan Ketuhanan
  3. Padi adalah menggambarkan Kemakmuran
  4. Kapas adalah melambangkan kesejahteraan
  5. Kepala Anoa merupakan gambaran binatang khas Propinsi Sulawesi Tenggara
  6. Tali yang disimpul melambangkan ikatan persaudaraan
  7. Tunas Kelapa melambangkan Gerakan Pramuka
  8. Tulisan Sulawesi Tenggara merupakan nama daerah/propinsi
  9. Tulisan XX melambangkan kode kwartir daerah Sulawesi Tenggara (angka 20)

Pengertian Warna

  1. Warna dasar biru yang menyimbolkan perdamaian
  2. Warna dasar tulisan, bintang, dan padi yang berwarna kuning menyimbolkan keluhuran
  3. Tulisan Sulawesi Tenggara dan Tunas Kelapa yang berwarna merah melambangkan keberanian
  4. Kepala Anoa yang berwarna hitam melambangkan ketangguhan
  5. Tulisan XX dan tali yang disimpul dengan warna dasar putih melambangkan kesucian

Lambang ini di desain oleh Kakak Muh. Arwaddin ZAT, salah seorang tokoh pramuka Sulawesi Tenggara.

Muh. Arwaddin ZAT pendesain Lambang Kwarda Sultra

File : Surat Keputusan Penyempurnaan Badge/Lambang Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sulawesi Tenggara