KENDARI---Wakil Ketua Kwarda Sultra Komisi Pembinaan Anggota Muda, Kak Dra. Yoo Eka Yana Kansil, M.Pd bersama Direktur Poltekkes Kendari Kak Askrening, SKM.,M.Kes.- Senin,23 September 2019 secara resmi melepas pemberangkatan  peserta Kemah Nasional 2019 asal Sulawesi Tenggara, yang diwakii Poltekkes Kendari.

Terdapat 22 orang peserta yang terdiri dari 8 Penegak Putra, 8 Orang Penegak Putri, 1 Pinkonda (DKD), 2 Pembina Pedamping, 1 orang staf kontingen serta 2 orang peninjau, adalah hasil pilihan terbaik Poltekkes Kendari.

Kemah Nasional (Kemnas) Kesehatan kali ini diselenggarakan pada tanggal 25 September - 1 Oktober 2019 bertempat di Acara ini dilangsungkan di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Cibubur, Jakarta Timur. Program tersebut merupakan kerja sama antara Kwartir Nasional dan Kementerian Kesehatan RI.

Kak Dra. Yoo Eka Yana Kansil, M.Pd dalam sambutannya mengingatkan peserta sebagai duta Sulawesi Tenggara sehingga nama baik daerah dan Gerakan Pramuka selalu dapat dijaga, sekaligus memberikan kemampuan terbaik, serta selalu mengikat kekerabatan, persatuan dan kesatuan.

Perkemahan ini mengangkat tema “Generasi Milenial Kesehatan untuk Mewujudkan Indonesia Sehat”, perkemahan Nasional Kesehatan Kemnaskes IV 2019 digelar selama 1 pekan penuh.

Kemnas kesehatan IV 2019 merupakan acara pertemuan pramuka penegak dan pandega, yang berasal dari gugus depan di Politeknik Kesehatan, Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK), Balai Pelatihan Kesehatan (Balpekes), Pangkalan Saka Bakti Husada.

Seluruh pihak yang terlibat berada di bawah koordinasi UPT Kementerian Kesehatan, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan (BBTKL), Loka Litbang, unit-unit kesehatan di luar UPT kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan, Rumah Sakit, Puskesmas, serta Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) dari seluruh Indonesia.

Acara perkemahan besar ini dilakukan dalam rangka mempererat persatuan dan persaudaraan sesama anggota Pramuka di jajaran Kementerian Kesehatan. Tujuannya untuk membangkitkan semangat berlatih dalam upaya pengembangan intelektual dan keterampilan bagi para peserta Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega yang ada di Indonesia.

Data dari Kemnetrian kesehatan RI menyebutkan Kemnas ini akan dihadiri lebih 2000 peserta dari seluruh Indonesia, gelaran ini merupakan acara keempat yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan Indonesia. Pertama kali diselenggarakan tahun 2010, acara ini diadakan kembali setiap tiga tahun sekali. (**)