Penyerahan Bantuan kepada Korban Kerusuhan oleh Tim Pramuka Siaga Bencana Kwarcab Buton Tengah

Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Buton Tengah memberikan bantuan Donasi berupa Uang tunai serta pakaian layak pakai yang dikumpulkan dari donatur-donatur kepada para korban melalui Posko Panitia Penerima Bantuan, pasca kebakaran rabu malam (27/11/2019) di dusun Poto'a, Desa Wadiabero, Kec. Gu.

Kebakaran tersebut dipicu oleh pertikaian beberapa pemuda dari dua kampung yakni pemuda-pemuda dari Tolandona dan Pemuda-pemuda Wadiabero, yang pada akhirnya menewaskan seorang pemuda dari tolandona dan kerusahan yang berujung pembakaran rumah-rumah warga di desa wadiabero yang di lakukan pemuda2 tolandona.

Saat dikonfirmasi oleh kakak andalan Kwarcab Buton Tengah yang tergabung dalam Tim Pramuka Siaga Bencana Kwarcab Buton Tengah oleh Tim Pusinfo Kwarda, bahwa rumah yang habis terbakar dan rata dengan tanah sejumlah 29 buah rumah dengan korban 127 jiwa, rumah rusak ringan 28 unit rumah dengan korban 174 jiwa. Lalu jumlah pengungsi 64 kepala keluarga, yakni sekitar sebanyak 285 jiwa.


Diskusi Kak Syahar Ketua Tim Pramuka Siaga Bencana Kwarcab Buton Tengah dengan Panitia Penerima Bantuan Korban Kerusuhan

Kondisi terakhir Pengungsi yang dikabarkan oleh Tim Pramuka Siaga Bencana Kwarcab Buton Tengah, “Kondisi dan perkembangan pengungsi senantiasa dalam pemantauan dari pemerintah daerah. Kebutuhan logistik, alhamdulillah tercukupi. Bantuan ini juga adalah bukti konkrit bahwa Pramuka tidak hanya serta merta hadir sebagai wadah pendidikan karakter bagi generasi muda, tetapi juga hadir ditengah-tengah masyarakat dalam bentuk kepedulian sosial secara gotong-royong. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban korban dan tentunya kami mengharapkan masyarakat dapat kembali harmoni. Hanya saja, mereka terkendala dengan fasilitas air bersih untuk keperluan MCK,” ungkap Syahar di lokasi pengungsian, Sabtu (30/11).

-----
Sumber :Hasdun-DKC Buton Tengah